Tampilkan postingan dengan label Refrensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Refrensi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Mei 2016

Refrensi merawat kaos distro

1. Jangan direndam terlalu lama

Jika baju baru pertama kali dicuci, jangan direndam lebih dari 30 menit. Kalo baju yang udah lama usahakan direndam tidak lebih dari 1 jam. Perhatikan juga takaran detergen, jangan terlalu banyak karena akan merusak sablon.

2. Memisahkan kaos

Jika cucian temen-temen seabrek (baca:banyak), pisahkan baju2 yang tidak luntur dengan yang luntur untuk menghindari kelunturan, bisa jadi kaos doreng ntar :P

3. Jangan disikat

Usahakan saat mencuci jangan menyikat kain karena akan merusak tekstur kain itu, selain itu bagian sablon juga jangan disikat. Jika dikucek juga jangan menggunakan kekuatan maximal, secukupnya saja :)

4. Cara menjemur yang baik

Saat baju sudah siap untuk dijemur di terik matahari, usahakan bagian dalam baju yang menghadap keluar. Dan juga jangan menjemur terlalu lama di panas matahari, kasian baju temen-temen kepanasan :(

5. Hindari menggantung dengan hanger

Pada saat kondisi baju masih basah, jangan menjemur baju temen-temen menggunakan hanger. Karena kondisi baju basah yang berat dapat membuat leher kaos menjadi melar atau molor.

6. Hindari pemutih

Pemutih yang dimaksud bukan lotion ya? :P Hindari menggunakan detergen yang mengandung pemutih, karena akan mengakibatkan sablon luntur dan membuat kain menjadi semakin tipis dan kasar.

7. Hindari mencuci dengan mesin cuci

Walaupun udah zaman moderen, sedih juga sih kalo gak nyuci pake mesin cuci. Tapi usahakan mencuci baju kesayangan secara manual. Karena mesin cuci yang mencuci dengan sistem memutar akan mengakibatkan baju menjadi pusing, kasian kan? :( Biar gak cepet molor sebenernya, hehe.

8. Cara menyetrika

Pastikan baju sudah benar-benar kering saat disetrika, dan jangan menyetrika pada bagian yang ada sablonnya.

9. Jika terkena noda

Apabila baju kesayangan temen2 terkena noda, segera cuci pada bagian yang terkena noda. Gunakan detergen atau shampoo dan kucek secara halus.

Refrensi memilih bahan untuk kaos distro

BAHAN KAOS
Berdasarkan bahan dasar pembuatnya, bahan kaos yang terdapat di pasaran ada beberapa macam. Jenis bahan kaos yang umum ditemukan adalah Cotton Combed, Cotton Carded, CVC, TC, PE. Dari kesemua bahan kaos tersebut, yang paling bagus dan nyaman untuk dipakai adalah jenis bahan Cotton Combed.
Kenapa memilih Cotton Combed? hushed
Alasannya karena bahan kaos 100% Cotton (combed) adalah bahan kaos yang 100% terbuat dari serat kapas alam dan memiliki karakteristik bahan yang relatif halus, dingin, nyaman dipakai, dan menyerap keringat, sehingga sangat cocok dipakai di wilayah beriklim tropis seperti di Indonesia smile
Bahan kaos Cotton Combed memiliki serat benang lebih halus. hasil rajutan dan penampilan bahan lebih halus dan rata. Berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya, bahan cotton combed memiliki beberapa jenis yaitu 20s, 24s, 30s, dan 40s. smile
Semakin besar angkanya, maka semakin halus dan tipis bahannya, serta semakin mahal pula harganya. yum
Berikut penjelasan jenis Cotton Combed selengkapnya:
  • Benang 20s : Memiliki ketebalan antara 180 220 gram/m2
  • Benang 24s : Memiliki ketebalan antara 170 210 gram/m2
  • Benang 30s : Memiliki ketebalan antara 140 160 gram/m2
  • Benang 40s : Memiliki ketebalan antara 110 120 gram/m2
Untuk kaos distro umumnya menggunakan jenis 20s, 24s dan 30s. Sedangkan untuk jenis lainnya, biasanya dipakai untuk item dengan design tertentu, seperti kaos khusus wanita atau pakaian dalam, disesuaikan dengan karakter bahannya.
Nah, kaos yang saya jual di BL ini menggunakan jenis Cotton Combed 24s, karena bahannya tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis (sedang-sedang saja smile), sehingga sangat cocok dan adem dipakai wink
SABLON KAOS
Bicara soal sablon, otomatis lebih mengarah pada ketahanan kualitas gambar desain kaos. Di sini, saya merekomendasikan untuk memilih sablon kaos(distro) menggunakan print DTG (Direct to Garment* blush
Alasannya kenapa?
Karena kaos yang disablon/dicetak menggunakan print DTG ini akan menyerap ke kain pada kaos tersebut, sehingga gambar desain pada kaos akan lebih tahan lama meskipun sudah dicuci berkali-kali. blush
Dan sablon jenis ini juga saya gunakan pada kaos-kaos yang ada di lapak BL saya, hehehe. Semua kaos saya dicetak secara on-demand menggunakan teknologi Direct to Garment (DTG) terbaru dengan tinta impor dari Amerika. Hasil sablon memiliki warna yang cerah dan tajam dengan gradasi mendetail. Tekstur halus dan menyerap ke kain, sehingga gambar akan awet dan tahan lama. blush
Sebenarnya boleh-boleh saja memilih kaos yang menggunakan jenis sablon selain DTG, namun kualitas gambar sablon lain tidak akan bisa menyamai kualitas hasil sablon print DTG. Selain itu, harga kaos yang menggunakan sablon DTG memang agak sedikit tinggi dibandingkan menggunakan sablon biasa, karena sablon print DTG ini bisa menjamin kecerahan, ketajaman, keawetan, kehalusan tekstur dari hasil sablonnya.
Apakah hasil sablon lainnya bisa menjamin itu? Saya rasa TIDAK wink
JAHITAN KAOS
Untuk jahitan kaos yang paling baik adalah jahitan berpola rantai. Biasanya jahitan rantai ini digunakan untuk menjahit bagian atas kaos dan menggunakan mesin jahit jarum dua rantai. Mesin jahit ini biasanya digunakan untuk menjahit kaos distro. Jahitan dua rantai ini berfungsi merapikan bagian bahu atas, yang menghubungkan kerah dengan lengan kaos.

Refrensi membuat design baju distro

Cara Membuat Design Baju Distro – tutorial ini saya buat berdasarkan pesanan dari pembaca yang menanyakan cara membuat desain baju distro. Sebenarnya cara membuatnya hampir sama dengan teknik membuat karakter komik, tool yang digunakan juga seputar bezier dan shape tool. Silahkan di pelajari tutorial berikut.
1. Sebelum mulai silahkan buat pola garis putus dengan melakukan klik pada bagian penggaris, klik dan tarik kedalam canvas.
 Cara Membuat Design Baju Distro
[sociallocker id=”135″]
2. Buat bola baju dengan menggunakan bezier tool
 Cara Membuat Design Baju Distro
 Cara Membuat Design Baju Distro
3. Rapihkan setiap garis-garisnya agar terlihat bergelombang dengan menggunakan shape tool, selalu gunakan sub dari shape tool misalnya convert to curve, Pilih Shape tool dan klik pada salah satu titik (lihat bualatn coklat besar ), setelah itu pilih convert to curve, lalu tarik garis ke dalam/keluar (lihat buletan coklat kecil) untuk membuat/mengubah garis menjadi bergelombang.
 Cara Membuat Design Baju Distro
Hasil dari proses shape
 Cara Membuat Design Baju Distro
Tambahkan beberapa garis dengan freehand tool atau dengan bezier tool agar baju terlihat efek kusut.
 Cara Membuat Design Baju Distro
4. Untuk menambahkan efek kusut yang realistis, anda bisa menggunakan Artistic Media Tool,
 Cara Membuat Design Baju Distro
Atur beberapa poin yang dilingkari
 Cara Membuat Design Baju Distro
buatlah garis sesuai pola garis yang telah dibuat tadi
 Cara Membuat Design Baju Distro
 Cara Membuat Design Baju Distro
Sebelum lanjut, silahkan beri warna terlebih dahulu dengan menggunakan color pallete
 Cara Membuat Design Baju Distro
Lanjutkan dengan membuat pola garis lainnya dengan Artistic Media Tool, untuk membuat efek kusut.
 Cara Membuat Design Baju Distro
5. Untuk menambahkan objek pada banju, anda bisa membuat sendiri dengan membuat garis lurus (gunakan 2 poin line). Ubahlah ujung awal garis dan akhir. (lihat gambar)
 Cara Membuat Design Baju Distro
 Cara Membuat Design Baju Distro
Untuk text gunakanlah Tetx Tool
 Cara Membuat Design Baju Distro
 Cara Membuat Design Baju Distro
Jika anda masih belum bisa membuat objek, anda bisa menggunakan Symbol Character
 Cara Membuat Design Baju Distro
Pilih jenis Webding
 Cara Membuat Design Baju Distro
Pilih salah satu gambar, klik dan drag kedalam canvas
 Cara Membuat Design Baju Distro
[/sociallocker]
Hasil Akhir.
 Cara Membuat Design Baju Distro

Refrensi membuat bisnis kaos distro

1. Dimulai dengan ide yang keren
Setelah Anda memutuskan bahwa Anda ingin memulai bisnis kaos distro, mulai dengan melakukan brainstorming ide-ide yang menarik untuk tema kaos Anda, ciri khas produksi kaos Anda, tuliskan ide sebanyak Anda bisa. Beberapa hal yang perlu dipikirkan adalah, apakah Anda ingin kaos dengan sablon teks atau kaos dengan sablon gambar atau keduanya? Apakah Anda ingin membuat kaos untuk wanita, pria, anak-anak? Apa kaos distro yang sedang trend sekarang dan model kaos apa yang sedang orang banyak pakai? Pertanyaan yang banyak Anda tanyakan pada diri sendiri, akan semakin banyak ide muncul selama brainstorming ide ini.

bisnis kaos distro
bisnis kaos distro
2. Tentukan target pasar Anda
Setelah Anda brainstorming ide-ide Anda, saatnya untuk mulai berpikir tentang target pasar kaos Anda. Siapa yang akan membeli kaos Anda? harus sespesifik mungkin. “Pria berusia antara 18-45” bukanlah target pasar yang spesifik. Anda harus menggali lebih dalam dan menemukan target pasar lebih detail untuk penjualan kaos Anda. Beberapa contoh target pasar spesifik adalah para photografer, komunitas penghobi burung kicau, komunitas mancing mania, pria yang hobi bermain golf, bersepeda, wanita yang memiliki anak balita dll. Kemungkinannya tak terbatas dan lebih spesifik Anda bisa mendapatkan dengan niche target pasar penjualan kaos Anda, akan lebih mudah untuk menjual kaos Anda dan dimulai dengan rencana pemasaran tertentu.
3. Tempat produksi atau konveksi kaos Anda
Banyak pengusaha kaos dimulai dengan membeli kaos polos jadi dari produsen lain, atau memesan kaos polos ke tempat produksi atau konveksi kaos yang ada. Hal ini memungkinkan Anda untuk menawarkan berbagai ukuran, warna dan model kaos Anda, tetapi tetap dengan modal yang lebih sedikit. Banyak produsen kaos polos menjual dengan harga benar-benar murah, sehingga Anda dapat menguji beberapa model atau tema sablon kaos yang berbeda untuk test market, melihat penjualan model sablon kaos yang terbaik untuk niche pasar Anda. Pilihan lain adalah Anda memiliki konveksi kaos sendiri, namun sudah tentu membutuhkan tempat dan modal produksi yang lumayan. Bisa dilihat di artikel RAB Bisnis Usaha Konveksi.
4. Tempat Sablon kaos Anda
Sablon adalah nyawa bisnis kaos distro Anda. Beberapa orang dalam bisnis kaos distro kebanyakan memiliki tempat sablon kaos sendiri dan mereka memiliki semua peralatan yang diperlukan untuk sablon manual kaos sendiri. Jika Anda tidak memiliki tempat sablon sendiri, maka cari di Internet untuk tempat sablon di daerah Anda dan bertemu dengan mereka untuk mendiskusikan kebutuhan Anda. Jangan malu untuk berkonsultasi dengan sebanyak mungkin tempat sablon kaos dan bekerja sama dengan orang yang cocok untuk Anda. Tempat sablon kaos di Bandung sendiri tersebar di berbagai daerah, salah satunya daerah Suci.
5. Harga jual kaos Anda.
Harga kaos Anda tergantung pada biaya produksi untuk setiap kaos, atau dinamakan dengan actual costing, sehingga dapat dihitung HPP (Harga Pokok Penjual). Saat menghitung harga, pastikan untuk menyertakan harga sebenarnya, biaya sablon, biaya pengiriman, biaya hangtags dan label dan biaya lainnya seperti pemasaran dan tenaga kerja lainnya. Pertimbangkan juga jika Anda berencana untuk menjual kaos eceran atau grosir atau keduanya. Jika Anda tidak menjual kaos Anda ke toko-toko atau distro kaos, dan Anda jual kaos sendiri, maka sangat mungkin harga kaos Anda akan lebih murah daripada harga kaos yang dijual oleh distro-distro kaos pada umumnya. Pada intinya, menetapkan harga kaos harus menutup semua biaya dan membuat keuntungan juga. Dan jangan takut untuk menjual kaos dengan harga kaos lebih tinggi jika biaya produksi memang tinggi dan kualitas kaos Anda beda dengan yang lainnya.
6. Menjual Kaos eceran atau ritel
Jika Anda ingin menjual kaos Anda secara ritel langsung kepada konsumen, ide yang paling baik adalah membuat toko online kaos Anda sendiri dan mencetak beberapa kartu nama sehingga Anda dapat mempromosikan bisnis kaos distro baru Anda. Selalu arahkan orang untuk membeli kaos langsung dari website toko online Anda dan pastikan Anda memiliki fotografi yang baik yang mencerminkan kualitas kaos Anda, menu dan desain web toko online yang tidak ribet dan membingungkan pembeli. Berikan layanan support yang bagus melalui telepon, BBM, Whatsup, Line, YM dll. Berikan harga diskon, layanan super cepat, sehingga menumbuhkan kepercayaan terhadap pembeli. Anda juga mungkin dapat mempertimbangkan menjual kaos Anda di sosial media seperti facebook, instagram, forum-forum, acara-acara lokal seperti pasar kaget, pameran atau acara-acara perayaan lain di kota Anda.
7. Menjual kaos grosir atau partai
Anda juga dapat menjual kaos Anda ke toko-toko atau distro-distro kaos lain yang menargetkan niche pasar Anda. Anda dapat menghubungi toko kaos atau distro kaos langsung dan meminta untuk berbicara dengan pemilik atau manager atau marketingnya dengan membawa beberapa sample atau contoh kaos hasil produksi Anda. Banyak toko atau distro kaos atau clothing membutuhkan banyak barang untuk melengkapi pajangan barang dagangan mereka. Mulailah dengan toko atau distro kaos yang ada di kota Anda terlebih dahulu.
8. Memasarkan dan mempromosikan kaos Anda dengan online dan offline
Jangan beranggapan bahwa jika Anda sudah memiliki sebuah website online store, orang akan langsung tahu alamat online store Anda atau bahkan menemukan secara online dari search engine atau mesin pencari. Belajarlah tentang SEO. Hal terbaik adalah dengan membuat beberapa blog, bahkan blog gratis seperti di blogger atau wordpress yang tentunya membahas tentang kaos atau fashion pada umumnya, kemudian Anda rajin menulis fresh artikel hasil tulisan Anda sendiri, jangan sekali-kali kopas dari artikel blog orang lain. Kemudian buatlah link ke halaman-halaman produk dagangan di website online store Anda. Beberapa cara lain adalah dengan mempromosikan online store Anda di social media seperti facebook, twitter, instagram, path dll. Jika Anda mengalokasikan untuk budget promosi, maka Anda bisa memasang iklan atau banner di blog-blog orang lain, atau pasang iklan berbayar lainnya seperti google adwords, atau facebook ads. Atau cari orang khusus untuk menangani bagian SEO (Search Engine Optimization).
Dan yang terakhir yang tak kalah penting, pakailah sendiri kaos-kaos hasil produksi Anda sesering yang Anda bisa! kemanapun, kapanpun. Hal ini kadang-kadang menjadi metoda yang terbaik dan paling efektif untuk menunjukan eksistensi kaos produksi Anda. Beritahu semua orang yang Anda tahu, teman-teman Anda tentang usaha bisnis kaos distro baru Anda dan mintalah mereka untuk memberitahu teman-teman mereka. Dari mulut ke mulut masih merupakan teknik marketing yang sangat kuat.